Malam ini internet tidak
bisa digunakan sama sekali. Tanpa disadari ternyata kuota internet habis. Akhirnya
keluar sebentar ke konter untuk beli kuota. Setelah cek dan ricek ternyata
paketan yang selama ini sudah tidak ada. Kemungkinan promonya sudah habis. Oiya,
selama ini saya pakai internet Telkomsel, yaitu beli paket harga 22.000 udah
dapet kuota 4,5GB dengan pembagian 2,5GB kuota internet dan 2GB kuota videomax
(entah buat apa ini tidak pernah terpakai) hehe.
Setelah pilih dan pilah,
akhirnya incaran mengerucut pada voucher Telkomsel 8GB (harga 60rb) dan Indosat
8GB (35rb). Dengan rincian perhitungan
untuk Telkomsel, 8GB ( 6GB kuoata internet dan 2GB kuota videomax). Sedangkan untuk
Indosat, 8GB ( 6GB kuota internet 24jam dan 2GB kuota malam.
Akhirnya keputusan saya
ambil dengan membeli voucher internet telkomsel. Dengan pertimbangan jaringan
internet lebih lancar dan lebih cepat. Meskipun harganya lebih mahal tidak
apa-apa daripada capek nungguin jaringan yang lemot. Sebenarnya bukan lemot
banget. Tapi lebih suka jaringan yang cepat.
Sebenarnya ada sesuatu
yang mengganjal dalam benak saya. Kenapa sih harga kuota itu bervariasi. Bahkan
dengan penawaran kuota besar, tapi ujung-ujungnya juga terbagi bagi. Kan itu menjadi
sesuatu yang membingungkan. Kenapa tidak dibuat global saja. Misal untuk 1Gb
kuota cukup membayar 10rb rupiah. Kan jadinya lebih enak dalam pembelian. Transparan
dan tidak ada yang ditutup-tutupi tanpa harus bingung dengan penawaran-penawaran
yang menurut saya tidak begitu penting dan justru membingungkan.






