Jumat, 14 Juni 2019

Ikan Bakar Cemoro Sewu, Kudus

Hari ini tanggal 12 Juni 2019 bertepatan dengan Bodo Kupat ya atau Lebaran Ketupat. Yaitu H+7 setelah lebaran Idul Fitri. Oiya tradisi bodo kupat ini hanya ada di Jawa mungkin ya. Lebih tepatnya di Jawa Tengah. Atau kebetulan kita tinggal di Kabupaten Kudus.

Pada saat bodo kupat ini, umumnya masyarakat pada pergi liburan ya. Atau paling ga meluangkan waktunya buat berkumpul bersama sanak saudara. Ke tempat wisata ataupun ke  tempat makan di Kudus .

Baca Juga : Ikan Bakar Kampoeng Sawah Segaran

Oke, kita lanjut ya. Kali ini kita berkunjung ke tempat makan di Kudus yang menyediakan ikan bakar. Namanya Ikan Bakar Cemoro Sewu. Letaknya di Desa Wonosoco, Kec. Undaan, Kab. Kudus, Provinsi Jawa Tengah.
Suasana Asri
Disini tempatnya sangat nyaman. Sejuk karena berada di bukit dan jauh dari perkotaan. Sehingga menciptakan suasana yang harmoni, nyaman, tenang, dan sangat cocok untuk berkumpul bersama keluarga tercinta untuk menikmati indahnya panorama pedesaan. Oiya, tempat ini dikelilingi persawahan ya.

Baca Juga : Makan seblak, pedasnya bikin ngosos

Area yang nyaman dan teduh
Pintu masuk disambut suasana yang asri
Oke kita langsung saja review makanannya ya. Menu yang ditawarkan disini yaitu ikan nila bakar. Dan tidak ada yang lainnya. Kemarin kita rencana mau pesan ikan gurame. Tapi bilangnya ga ada. Entah sedang kehabisan stok atau memang cuma menyediakan nila bakar kurang tahu juga. Karena tidak sempat bertanya lebih detail lagi. Dikarenakan ramai nya antrian pada saat pesan. Banyak sekali yang berkunjung pada hari itu. Begitupun untuk sayurnya, kita coba pesan sayur cah kangkung juga tidak menyediakan. Tidak ada daftar menunya sih.
Gazebo buat berkumpul
Aula yang cukup luas untuk pertemuan
Dari segi rasa, ikan nila bakarnya juara. Rasanya enak, perpaduan rasa manis gurih bersatu dengan sambal kecapnya yg pedas gila, berhasil membangkitkan selera makan saya. Apa faktor kelaparan ya. Hehehe.
Dari segi pelayanan, cukup lama ya. Kita hampir menunggu sekitar 1 jam untuk mendapatkan pesanan kita. Apa mungkin pada saat itu sedang ramai ramainya kali ya.
Ikan Nila Bakar dengan sambal kecap pedas
Untuk dari segi harga kebetulan struk pembayarannya hilang. Tapi pada waktu itu kita berdua pesan 2 ekor ikan nila ukuran sedang, 1 bakul nasi, dan setengah teko es jeruk. Total habis 87rb.

Baiklah, itu adalah pengalaman saya makan tempat makan di Kudus ini dan juga review dari apa yang lidah saya rasakan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
ditengah-tengah terdapat kolam dan gazebo besar
akses menuju ke gazebo-gazebo
Area Parkir yang luas
Terdapat beberapa kolam ikan 
Salah satu gazebo
Suasana yang asri dan tenang
Area Dapur

Ikan Bakar Kampoeng Sawah Segaran, Kudus

Pada kesempatan kali ini akan kita ulas salah satu  tempat makan di Kudus. Tempat makan ini bernama Kampung Sawah. Letaknya di Desa Undaan Lor, Kec. Undaan, Kab. Kudus.
Papan nama Kampoeng Sawah Segaran
  Menu yang ditawarkan beragam. Akan tetapi lebih dominan aneka olahan ikan. Mulai ikan bakar, ikan goreng, ikan bumbu asam manis, dll. Adapun jenis sayur yang ditawarkan yaitu capjay, cah kangkung, juga salah satu yang istimewa yaitu sayur keong daun singkil. Keong dalam bahasa indonesia adalah siput.

Baca Juga : Ikan Bakar Cemoro Sewu

Tempat yang nyaman dengan beberapa gazebo menjadikan  tempat makan di Kudus ini sangat nyaman buat berkumpul bersama keluarga maupun menjamu kolega sekaligus rekan kerja.

Pada kesempatan kali ini kita mencoba masakan ikan gurame bakar, gurame asam manis, capjay, cah kangkung, mendoan, dan bakwan.



Menu yang kami pesan

Oke, kita review dari soal rasa. Untuk ikan bakarnya enak. Perpaduan kecap dan bumbu olesnya menghasilkan rasa yang manis gurih ditambah cocolan sambal bawang menjadikan tambah nikmat untuk disantap. Oiya disini ikan sebelum dibakar digoreng dulu ya. Bagi yang tidak suka atau mau request tidak usah digoreng dulu mungkin bisa disampaikan pada waktu pemesanan.

Baca Juga : Makan seblak, pedasnya bikin ngosos


Kasir
Selanjutnya untuk ikan asam manis. Untuk menu ini, ikan difillet dahulu. Dipotong kotak2 bentuk dadu, kemudian diberi lapisan tepung baru digoreng beserra kepala dan rangka ikan beserta siripnya. Setelah itu disiram saus asam manis. Soal rasa bagi saya enak sih, gurih, krispy, cuma menurut saya siraman saus asam manisnya terasa kurang. Karena memang hanya sedikit sekali menurut saya. Karena selama ini, ikan asam manis yang pernah saya nikmati itu rata-rata siraman sausnya banyak.

Untuk sayur keongnya menurut saya kurang ya. Jauh dari ekspektasi saya yaitu kuah segar dengan rasa daun singkil yang dominan disertai rasa gurih. Namun yang ada ini rasanya kurang gurih, juga aroma daun singkil ya kurang.

Untuk sayurnya. Cah kangkung, standar. Begitu juga capjay nya. Kategori standar lah.
Okey, dari semua masakan juaranya ada di ikan bakarnya.

Untuk pelayanan, sangat memuaskan. Tidak terlalu lama menunggu. Sekalipun kondisi yang ramai. (Udah pesan duluan sih pak. Hehehe). Bisa pesan via telpon ataupun WA ya. 
Oiya untuk harga sudah saya lampirkan struk pembayaran ya. Itu dihabiskan 5 orang. Dan semuanya menyerah kekenyangan dan ga habis.


Struk Pembayaran

Sebagai catatan, apa yang saya sampaikan diatas adalah review jujur dari apa yang dihidangkan dan apa yang saya rasakan. 
Semoga bermanfaat.
area parkir luas

Minggu, 09 Juni 2019

BINGUNG DENGAN PAKET KUOTA


Malam ini internet tidak bisa digunakan sama sekali. Tanpa disadari ternyata kuota internet habis. Akhirnya keluar sebentar ke konter untuk beli kuota. Setelah cek dan ricek ternyata paketan yang selama ini sudah tidak ada. Kemungkinan promonya sudah habis. Oiya, selama ini saya pakai internet Telkomsel, yaitu beli paket harga 22.000 udah dapet kuota 4,5GB dengan pembagian 2,5GB kuota internet dan 2GB kuota videomax (entah buat apa ini tidak pernah terpakai) hehe.

Setelah pilih dan pilah, akhirnya incaran mengerucut pada voucher Telkomsel 8GB (harga 60rb) dan Indosat 8GB (35rb).  Dengan rincian perhitungan untuk Telkomsel, 8GB ( 6GB kuoata internet dan 2GB kuota videomax). Sedangkan untuk Indosat, 8GB ( 6GB kuota internet 24jam dan 2GB kuota malam.

Akhirnya keputusan saya ambil dengan membeli voucher internet telkomsel. Dengan pertimbangan jaringan internet lebih lancar dan lebih cepat. Meskipun harganya lebih mahal tidak apa-apa daripada capek nungguin jaringan yang lemot. Sebenarnya bukan lemot banget. Tapi lebih suka jaringan yang cepat.

Sebenarnya ada sesuatu yang mengganjal dalam benak saya. Kenapa sih harga kuota itu bervariasi. Bahkan dengan penawaran kuota besar, tapi ujung-ujungnya juga terbagi bagi. Kan itu menjadi sesuatu yang membingungkan. Kenapa tidak dibuat global saja. Misal untuk 1Gb kuota cukup membayar 10rb rupiah. Kan jadinya lebih enak dalam pembelian. Transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi tanpa harus bingung dengan penawaran-penawaran yang menurut saya tidak begitu penting dan justru membingungkan.

Selasa, 21 Mei 2019

Hanya Ada di Kudus, Sate Kerbau

Sate merupakan salah satu kuliner khas indonesia. Karena sate cuma ada di Indonesia. Sebenarnya diluar negeri pun ada makanan sejenis dengan makanan yang satu ini. Namun daging yang ditusuk pakai bambu kemudian dibakar diatas bara api dengan bumbu kecap maupun kacang ya cuma ada di Indonesia.

Di Indonesia ada banyak macam sate. Berdasarkan bahan baku, macam-macam sate antara lain sate kambing, sate ayam, sate sapi juga sate telur. Sedangkan berdasarkan daerah, juga ada sate ayam Madura, sate ayam Ponorogo, sate kambing Tegal, Sate lilit Bali, Sate kere Solo, juga sate sapi Padang.



Nah dari beragam jenis sate ini, ada salah satu jenis sate yang sangat unik dan lain daripada yang lain, yaitu sate kerbau Kudus.

Kenapa unik, karena umumnya daging kerbau sangat jarang dibuat olahan sate. Dikarenakan tekstur dagingnya yg keras. Namun bagi masyarakat Kabupaten Kudus, tentu tidak asing dengan olahan daging kerbau. Bahkan di Kudus daging kerbau lebih familiar dibandingkan dengan daging sapi.

Oleh karena lidah masyarakat Kudus lebih familiar dengan daging kerbau, maka untuk kuliner satepun tak ketinggalan menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasarnya.

Sate kerbau di Kudus ini sangat empuk. Dan jauh dari kata alot. Karena proses pembuatannya, daging tidak langsung dibakar. Melainkan diolah terlebih dahulu dengan cara dihaluskan, dibumbui, kemudian baru dibakar menggunakan arang. Hampir mirip sate lilit di Bali.

Sate kerbau ini menggunakan bumbu kacang. Bukan bumbu kecap layaknya sate kambing. Bumbunya hampir mirip dengan bumbu kacang pada sate ayam. Namun lebih halus dan tidak terlalu kental. Juga adanya tambahan kecap yg bikin bumbu terasa lebih sedap.

Pada beberapa  tempat makan di Kudus , cara penyajian nasinya menggunakan alas daun jati. Sehingga sangat menambah cita rasa yang unik ketika disantap.

Berikut beberapa tempat makan di Kudus yang menyajikan sate kerbau
1. Sate Kerbau 57
Lokasi Jln. kudus Jepara Prambatan Lor
Buka jam 16.00-22.00

2. Sate Kerbau MA 57 JU
Lokasi Jln Kutilang Gang 1 Kudus


3. Sate Kerbau Semsaka
Lokasi Jln Nuri Gang 4 Kudus


4. Sate Kerbau Depan RSU
Lokasi Depan RSU Kudus

Diatas hanyalah beberapa tempat yang menyediakan kuliner sate kerbau. Dan masih banyak lagi  tempat makan di Kudus yang menyediakan kuliner ini. Anda tertarik mencoba makanan yang satu ini? Yuk main ke Kudus. Ada banyak spot spot kuliner lain yang enak dan enak banget yang wajib dikunjungi. Penulis siap jadi tour guide kulineran di Kudus dan sekitarnya. Dengan catatan kalau pas tidak ada kegiatan lainnya ya. Hehe. WA 085641512828.

-Andre Kuduz-

Senin, 13 Mei 2019

Seandainya Tiap Hari Adalah Bulan Romadhan

Bulan Ramadhan merupakan Bulan puasa bagi Umat Islam. Karena pada bulan ini semua pemeluk agama Islam diwajibkan untuk beribadah puasa selama satu bulan penuh lamanya.
Hari ini Senin, tanggal 13 Mei 2019. Masih dalam suasana bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah bagi umat Islam pada khususnya dan bagi semua pada umumnya.
Dalam rangka memperingati Bulan Ramadhan, jam kerja di kantor menyesuaikan yaitu masuk pukul 08.00 wib dan pulang pukul 15.00 wib.
Dalam perjalanan pulang kerumah. Sepanjang jalan baik di kanan maupun kiri jalan sangat ramai. Banyak sekali orang yang menjual makanan dadakan untuk menu berbuka puasa. Baik itu emak-emak dengan dagangan aneka lauk pauknya, mulai dari sayur, ikan, botok, pepes, gorengan dll. Hingga mas-mas dengan dagangan es buahnya yg menggoda untuk segera meminumnya.
Mengingat di Kabupaten Kudus ini sebagian besar masyarakatnya merupakan pegawai kantoran, karyawan, dan pedagang. Yang notabene sudah pada capek beraktivitas seharian. Sehingga untuk menyiapkan menu berbuka puasa merupakan sebuah perjuangan tersendiri untuk menaklukkan rasa penat dan lelah setelah seharian bekerja. Juga rasa malas yg tak kunjung reda.
Tentunya ini merupakan sebuah peluang usaha yang menjanjikan bagi para pedagang. Dimana potensi untuk menjual dan mendapatkan untung dari menjual produk makanan maupun minuman sangat terbuka lebar.
Dan yang mengherankan adalah, sepanjang jalan banyak berjejeran penjual makanan dan minuman. Akan tetapi semuanya laku. Ternyata benar bahwa Allah telah menjamin rejeki masing-masing dan tidak akan tertukar.
Ah seandainya tiap hari adalah bulan puasa. Tentunya semua akan mendapatkan keberkahan dari bulan yang mulia ini. Aamiin... Ya Rabbal Aalaamiin...

Jumat, 26 April 2019

CARA MEMBUAT PROBIOTIK PERIKANAN

Assalamualaikum buat sahabat muslim dan selamat sejahtera buat kita semua.

Pada kesempatan kali ini akan kami sharing tentang cara pembuatan probiotik untuk budidaya perikanan yang mudah dan juga murah. Namun sangat berkhasiat buat ikan peliharaan kita.

Seperti kita ketahui bersama dalam budidaya perikananikan salah satu kunci utamanya adalah bagaimana menyediakan lingkungan yang nyaman buat hewan peliharaan kita. Nah dalam hal ini adalah bagaimana cara meminimalisir amoniak agak ikan tidak keracunan amoniak yang terbentuk dari sisa makanan ataupun kotoran ikan.

Yang kedua yaitu tentang pakan. Bukan hanya pakan yang berkualitas yang mengandung proteinn tinggi, namun juga sejauh mana protein dan nutrisi-nutrisi pada pakan tersebut dapat terserap sempurna oleh ikan, sehingga bobot ikan menjadi lebih berbobot dan pertumbuhan ikan menjadi semakin cepat.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk menghadapi kedua persoalan diatas adalah dengan penggunaan probiotik. Probiotik ini nantinya diaplikasikan pada air budidaya ikan, dan juga dicampur pada pakan dengan cara di bibis.

Probiotik ini sangat mudah kita temui di toko-toko perikanan. Dengan segala jenis merk dan kandungan yang berbeda-beda. Namun inti dari semua probitik adalah sama. Memanfaatkan bakteri baik untuk menunjang budidaya. Namun, harga probiotik yang ditawarkan di toko-toko relatif mahal. Ada yang harga 30rb – 50rb. Bahkan ada ang ratusan ribu.

Disini kita akan belajar bagaimana cara pembuatan probiotik dengan mudah dan juga murah.

Bahan-bahan yang digunakan:
(untuk pembuatan 20liter probiotik)

-  1ltr  Molase/tetes tebu
-  5btl  Yakult
-  5btr  Ragi Tape
-  5sdk  Ragi Tempe
-  5bh  Pisang Kepok
-  1bh  Nanas
-  19ltr  Air Matang

Cara pembuatan
-  Potong kecil-kecil buah nanas dan pisang
-  Campurkan molase, yakult, ragi tape, ragi tempe dan air.
-  Aduk menjadi satu hingga homogen.
-  Masukkan potongan buah pisang dan nanas.
-  Fermentasikan selama kurang lebih satu minggu. (fermentasi kedap udara)
-  Selama proses fermentasi, setiap pagi atau sore, buka tutup derigen untuk membuang gas yang akan timbul selama proses fermentasi.
-  Setelah satu minggu proses fermentasi selesai ditandai dengan tidak adanya lagi gas yang terbentuk. Selain itu juga probiotik akan tercium harum wangi segar.

Begitulah cara membuat probiotik ala saya, semoga bermanfaat.
Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar.

- Andre Kuduz -

Budidaya Ikan Lele

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
buat sahabat-sahabat muslim, dan Selamat siang untuk semua para calon pengusaha muda khusunya pembudidaya ikan lele.

Oke langsung aja ya. Kenapa sih kita tertarik pelihara ikan lele? kenapa bukan ikan2 yang lain semisal nila, gurame, bawal, mas atau ikan darat lain?

Ya, karena ikan lele merupakan ikan yang mudah dibudidayakan. sangat tahan terhadap kondisi. harga jual yang lumayan, juga waktu panen yang relatif lebih singkat dibandingka dengan budidaya ikan lainnya. selain itu juga sensasi ketika memberi makan dengan agresif sekali ikan ini menyantapnya memberikan hiburan tersendiri bagi para pembudidaya.

Disini akan kita pelajari hal-hal yang berkaitan dengan budidaya ikan lele. lebih tepatnya tempat untuk sharing, berbagi pengalaman tentang budidaya ikan lele.

Sekali lagi kami ucapkan selamat datang, semoga informasi disini memberikan manfaat buat kita semua.

- Andre Kuduz -

Tempat Makan di Kudus

Kabupaten Kudus selain terkenal sebagai tempat kota wisata religi dan sebagai kota industri, ternyata ada juga potensi yang sangat menarik y...